MAIMUNA
(Majelis Alumni PP.
Baiturrahman)
Absract:
Kiai has an important role in managing
boarding schools and educating students. The kiai is expected to be able to
instill spiritual intelligence into the students. Thus spiritual intelligence
is not only in the form of theory but can be reflected in the daily lives of
students. Modern times and sophisticated, in addition to positive impacts of
course also have negative impacts. To overcome moral and moral problems are not
only theoretical teaching but also with daily habituation and coupled with good
spiritual education. Because of that the kyai's strategy was considered very
important and had a role in increasing the spiritual intelligence of the
santri.
Based on this, there are three research focuses,
namely: first, how the implementation of the study of the yellow book as an
effort to improve the spiritual intelligence of students in the Islamic
boarding school Baiturrahman Teja Timur Pamekasan; second, what are the supporting
and inhibiting factors in increasing students' spiritual intelligence through
the study of the yellow book; third, what are the implications of the study of
the yellow book in increasing the intelligence of students in the Baiturrahman
Teja Timur boarding school in Pamekasan.
This research uses a qualitative approach with a
descriptive type. Sources of data obtained through interviews, observation and
documentation. The informants are kiai, religious teacher, and santri. While
checking the validity of the data is done through extended participation,
perseverance of observation, triangulation, data analysis and detailed
description.
The
results show that: first, the implementation of the study of the yellow book as
an effort of the kiai in improving the spiritual intelligence of
the
santri in this pesantren through diversity activities, namely book study,
motivation to the santri, and through the story of a great person before.
Second, the supporting and inhibiting factors are the teaching staff and the
impact of globalization, communication tools and vehicles owned by students,
students who violate the rules, students are less enthusiastic about
participating in religious activities. Third, the implications of the study of
the yellow book in improving the spiritual intelligence of santri are santri
more diligent in worshiping, santri enthusiasm to participate in religious
activities outside or inside the hut, the wiser in overcoming problems,
relations with others are increasing.
Keywords: Santri spiritual
intelligence, Yellow book.
Abstrak:
Kiai memiliki peran penting dalam mengelola
pondok pesantren dan mendidik santri. Kiai diharapkan mampu menanamkan
kecerdasan spiritual kepada para santri. Dengan demikian kecerdasan spiritual
tidak hanya berupa teori namun dapat tercermin dalam kehidupan santri
sehari-hari. Jaman modern dan canggih, selain berdampak positif tentu juga
mempunyai dampak negatif. Untuk mengatasi akhlak dan moral yang bermasalah
bukan hanya pengajaran secara teori tetapi juga dengan pembiasaan sehari-hari
dan dibarengi dengan pendidikan spiritual yang baik. Karena itu strategi kyai
dinilai sangat penting dan berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual
santri.
Berdasarkan hal tersebut, maka ada tiga
fokus penelitian, yaitu: pertama,
bagaimana pelaksanaan kajian kitab kuning sebagai upaya kiai dalam meningkatan
kecerdasan spiritual santri di pondok pesantren Baiturrahman Teja Timur
Pamekasan; kedua, apa saja faktor
pendukung dan penghambat dalam meningkatan kecerdasan spiritual santri melalui
kajian kitab kuning; ketiga,
bagaimana implikasi kajian kitab kuning dalam meningkatan kecerdasan santri di
pondok pesantren Baiturrahman Teja Timur pamekasan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara,
observasi dan dokumentasi. Informannya adalah kiai, ustadz, dan santri.
Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan
keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi, analisis data dan uraian
rinci.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pelaksanaan kajian kitab kuning
sebagi upaya kiai dalam meningkatkan kecerdasan spiritual
faktor pendukung dan penghambatnya adalah
tenaga pengajarnya adan dan dampak globalisasi, alat komunikasi dan kendaraan
yang dimiliki santri, santri yang melanggar tata tertib, santri kurang semangat
mengikuti kegiatan keagamaan. Ketiga, implikasi kajian kitab kuning dalam meningkatkan
kecerdasan spiritual santri adalah santri lebih rajin melakukan ibadah, santri
semangat mengikuti kegiatan keagamaan diluar maupun didalam pondok, semakin
bijak dalam mengatasi masalah, hubungan dengan sesama semakin meningkat.
Kata kunci : Kecerdasan Spiritual Santri, Kitab Kuning.
Link Donload >>>Skripsi "Upaya Kiai dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Santri Melalui Kajian Kitab Kuning di Pondok Pesantren Baiturrahman Desa Teja Timur Kecamatan. Pamekasan Kabupaten. Pamekasan"
