menu melayang

Thursday, July 30, 2020

Upaya Kiai dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Santri Melalui Kajian Kitab Kuning di Pondok Pesantren Baiturrahman Desa Teja Timur



MAIMUNA
(Majelis Alumni PP. Baiturrahman)


Absract:
Kiai has an important role in managing boarding schools and educating students. The kiai is expected to be able to instill spiritual intelligence into the students. Thus spiritual intelligence is not only in the form of theory but can be reflected in the daily lives of students. Modern times and sophisticated, in addition to positive impacts of course also have negative impacts. To overcome moral and moral problems are not only theoretical teaching but also with daily habituation and coupled with good spiritual education. Because of that the kyai's strategy was considered very important and had a role in increasing the spiritual intelligence of the santri.
Based on this, there are three research focuses, namely: first, how the implementation of the study of the yellow book as an effort to improve the spiritual intelligence of students in the Islamic boarding school Baiturrahman Teja Timur Pamekasan; second, what are the supporting and inhibiting factors in increasing students' spiritual intelligence through the study of the yellow book; third, what are the implications of the study of the yellow book in increasing the intelligence of students in the Baiturrahman Teja Timur boarding school in Pamekasan.
This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Sources of data obtained through interviews, observation and documentation. The informants are kiai, religious teacher, and santri. While checking the validity of the data is done through extended participation, perseverance of observation, triangulation, data analysis and detailed description.
            The results show that: first, the implementation of the study of the yellow book as an effort of the kiai in improving the spiritual intelligence of
the santri in this pesantren through diversity activities, namely book study, motivation to the santri, and through the story of a great person before. Second, the supporting and inhibiting factors are the teaching staff and the impact of globalization, communication tools and vehicles owned by students, students who violate the rules, students are less enthusiastic about participating in religious activities. Third, the implications of the study of the yellow book in improving the spiritual intelligence of santri are santri more diligent in worshiping, santri enthusiasm to participate in religious activities outside or inside the hut, the wiser in overcoming problems, relations with others are increasing.
Keywords: Santri spiritual intelligence, Yellow book.



Abstrak:
Kiai memiliki peran penting dalam mengelola pondok pesantren dan mendidik santri. Kiai diharapkan mampu menanamkan kecerdasan spiritual kepada para santri. Dengan demikian kecerdasan spiritual tidak hanya berupa teori namun dapat tercermin dalam kehidupan santri sehari-hari. Jaman modern dan canggih, selain berdampak positif tentu juga mempunyai dampak negatif. Untuk mengatasi akhlak dan moral yang bermasalah bukan hanya pengajaran secara teori tetapi juga dengan pembiasaan sehari-hari dan dibarengi dengan pendidikan spiritual yang baik. Karena itu strategi kyai dinilai sangat penting dan berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri.
Berdasarkan hal tersebut, maka ada tiga fokus penelitian, yaitu: pertama, bagaimana pelaksanaan kajian kitab kuning sebagai upaya kiai dalam meningkatan kecerdasan spiritual santri di pondok pesantren Baiturrahman Teja Timur Pamekasan; kedua, apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatan kecerdasan spiritual santri melalui kajian kitab kuning; ketiga, bagaimana implikasi kajian kitab kuning dalam meningkatan kecerdasan santri di pondok pesantren Baiturrahman Teja Timur pamekasan.
 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informannya adalah kiai, ustadz, dan santri. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi, analisis data dan uraian rinci.
 Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pelaksanaan kajian kitab kuning sebagi upaya kiai dalam meningkatkan kecerdasan spiritual
faktor pendukung dan penghambatnya adalah tenaga pengajarnya adan dan dampak globalisasi, alat komunikasi dan kendaraan yang dimiliki santri, santri yang melanggar tata tertib, santri kurang semangat mengikuti kegiatan keagamaan. Ketiga, implikasi  kajian kitab kuning dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri adalah santri lebih rajin melakukan ibadah, santri semangat mengikuti kegiatan keagamaan diluar maupun didalam pondok, semakin bijak dalam mengatasi masalah, hubungan dengan sesama semakin meningkat.
Kata kunci : Kecerdasan Spiritual Santri, Kitab Kuning.

Link Donload >>>Skripsi "Upaya Kiai dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Santri Melalui Kajian Kitab Kuning di Pondok Pesantren Baiturrahman Desa Teja Timur Kecamatan. Pamekasan Kabupaten. Pamekasan"

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel