Pada akhir tahun 2020 PC NU
Pamekasan melakukan penyerahan kartanu secara simbolis kepada Ketua Umum
Yayasan Dan Ketua Umum Pondok Pesantren Baiturrahman Desa Teja Timur Pamekasan.
PC NU Pamekasan mulai serius mendata
warga Nahdiyin dengan mengadakan pembuatan kartanu secara menyeluruh bagi
setiap warga yang bersedia menjadi warga NU dan mengikuti faham ahlussunnah
waljamaah. Semua warga NU diharuskan memiliki kartu anggota demi tertibnya
administarasi baik dari tingkat pusat hingga tingkat yang paling bawah yaitu anak
ranting.
Pondok pesantren Baiturrahman
Desa Teja Timur Pamekasan tidak luput dari sasaran PC NU karena pendiri dan
semua santrinya merupakan warga nahdiyin.
Pembuatan kartanu dipondok Pesantren
Baiturrahman Teja Timur Pamekasan diawali dengan penyerahan kartanu secara
simbolis kepada KH Ahmad Zayyaduz Zabidi selaku Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren
Baiturrahman dan Muhammad Nadir selaku Ketua Pondok Pesantren Baiturrahman oleh
PC NU Pamekasan yaitu Drs. Moh Dahlan, MM. Pd wakil sekretaris PC NU Pamekasan.
Penyerahan tersebut diserahkan pada penghujung akhir tahun 2020 bersamaan
dengan Pelantikan PK IPNU-IPPNU Pondok Pesantren Baiturrahman. Selain menyerahkan
kartanu Dahlan (sapaan akrabnya) juga menyerahkan songkok nasional yang berlogo
NU kepada Kepala Desa Teja Timur.
KH Ahmad Zayyaduz Zabidi
mengatakan dalam sambutannya bahwa “legalitas secara kultural dan struktural
sebagai warga NU itu sangatlah penting.” Beliau mengharapkan kegiatan itu menjadikan
santrinya sebagai kader yang benar-benar mengabdi untuk NU dan bermanfaat untuk
orang lain. beliau juga menyampaikan bahwa menjadi warga NU tidak perlu banyak
dana untuk membuat acara, sederhana yang penting bermanfaat bagi orang lain.
Reported By. Nadir
